Demokrasi yang beku ?


Demokrasi yang beku ?

  1. Proses demokratisasi mengalami pembusukan karena ketidakmampuan pemerintah yang berkuasa melakukan perubahan-perubahan sosial, politik, & ekonomiyang mendasar sesuai dengan tuntutan reformasi , utamanya menyangkut kepentingan & perbaikan nasib masyarakat miskin, semakin cepat membusuk jika pemerintah tidak sanggup menciptakan pemerintahan yang kuat.

Ciri pemerintahan yang kuat :

 

  1. Memiliki birokrasi yang efisien & tidak korup

  2. Memiliki elit politik yang berkemauan & mampu memberikan prioritas pada pembangunan ekonomi.

  3. Memiliki kebijakan yang dirancang dengan baik untuk mencapai tujuan pembangunan

Jika pemerintah gagal dalam menciptakan tata pemerintah gagal dalam menciptakan tata untuk mendorong terciptanyaiklim kondusif bagi kelangsungan proses demokratisasi.Jika proses konsolidasi, yaitu praktek2x demokrasi tidak berkembangdan tidak menjadi bagian dari budaya politik/sipil. Mungkin saja sistem politik telah mengandung elemen demokrasi tetapi ada keterbatasan pada kompetisi, partisipasi & kebebasan politik sipi. Situasi sperti ini akan membuat demokrasi tidak berkembang & jadi beku.

Ketika rezim otoritarian runtuh mereka meninggalkan sejumlah warisan masalah akut berkaitan dengan kasus2x korupsi & pelanggaran HAM yang dilakukan oleh militer pada waktu rezim otoritarian berkuasa. Kondisi yang perlu agar demokrasi poltik (poliarki) atau pemerintahan demokratis berjalan stabil, menurut DAHL :

Para pemimpin tidak menggunakan korsi kekerasan, yaitu polisi dan militer untuk meraih atau mempertahankan kekuasaanya.

Adanya organisasi masyarakat pluralis yang modern dan dinamis

Potensi konflik dalam pluralisme struktural dipertahankan pada tingkat yang masih dapat di toleransi.

Dalam masyarakat, khususnya yag aktif dalam politik, ada budaya politik dan sistem keyakinan yang mendukung ide demokrasi dan lembaga poliarki.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s